Majelis Az-Zikra yang dipimpin KH Muhammad Arifin Ilham, setiap Zikir Akbar bulanan di Masjid Az-Zikra, Sentul, Jawa Barat terus melakukan pengislaman terhadap orang-orang non-Muslim yang dengan kesadaran sendiri dan suka rela ingin masuk Islam.
Pada Ahad pagi (6/3/2016) misalnya, ada tiga orang yang memutuskan bersyahadat di hadapan ribuan jamaah majelis zikir yang dipimpin Ustaz Arifin itu.
Mereka adalah Melisa (24 tahun), asalnya dari Katolik diganti dengan nama Islam Fitriya Zuhda, Wahyu Sulastri (47 tahun), dan Warni (50 tahun) juga dari Katolik dengan nama Islam Siti Latifah. sebagaimana di kutip suara-islam.com
Menurut Ustaz Arifin, proses mereka menjadi mualaf harus melalui perjuangan yang berat. Fitriya misalnya, mahasiswi Universitas Pelita Harapan itu harus melewati ujian dari keluarganya yang kaya.
"Walaupun menghadapi tantangan hebat keluarganya dan bahkan rela meninggalkan kekayaan hidup bersama orang tuanya demi kemuliaan dan kebenaran Islam, walau demikian beliau tetap sangat menyayangi kedua orang tuanya, dan alhamdulillah orang tua Fitriya akhirnya hadir menyaksikan putrinya bersyahadat," ujar Ustaz Arifin melalui pesannya yang diterima Suara Islam Online.
Sama seperti Fitriya, Siti Latifah pun mengalami hal yang sama, ia diusir dan dikucilkan oleh keluarganya.
"Allahu Akbar ketiganya memperoleh hadiah umroh oleh jamaah zikir yang menyaksikan dengan rasa haru. Alhamdulillah kini bertambah lagi saudara saudari mualaf kita menjadi 626 mualaf, insyaAllah terus dan terus Allah gembirakan kita dengan banyaknya mualaf," kata Ustaz Arifin.
Ia pun berdoa, "Allahumma ya Allah tancapkan di hati kami kekuatan iman, hiasilah hidup kami dengan keindahan Islam, dan selamatkan kami dari fitnah dunia akhirat...aamiin," tuturnya. [suara-islam.com/vewe.xyz]
![]() |
Foto Ustaz Arifin dan rekan bersama para mualaf sumber suara-islam.com |
Mereka adalah Melisa (24 tahun), asalnya dari Katolik diganti dengan nama Islam Fitriya Zuhda, Wahyu Sulastri (47 tahun), dan Warni (50 tahun) juga dari Katolik dengan nama Islam Siti Latifah. sebagaimana di kutip suara-islam.com
Menurut Ustaz Arifin, proses mereka menjadi mualaf harus melalui perjuangan yang berat. Fitriya misalnya, mahasiswi Universitas Pelita Harapan itu harus melewati ujian dari keluarganya yang kaya.
"Walaupun menghadapi tantangan hebat keluarganya dan bahkan rela meninggalkan kekayaan hidup bersama orang tuanya demi kemuliaan dan kebenaran Islam, walau demikian beliau tetap sangat menyayangi kedua orang tuanya, dan alhamdulillah orang tua Fitriya akhirnya hadir menyaksikan putrinya bersyahadat," ujar Ustaz Arifin melalui pesannya yang diterima Suara Islam Online.
Sama seperti Fitriya, Siti Latifah pun mengalami hal yang sama, ia diusir dan dikucilkan oleh keluarganya.
"Allahu Akbar ketiganya memperoleh hadiah umroh oleh jamaah zikir yang menyaksikan dengan rasa haru. Alhamdulillah kini bertambah lagi saudara saudari mualaf kita menjadi 626 mualaf, insyaAllah terus dan terus Allah gembirakan kita dengan banyaknya mualaf," kata Ustaz Arifin.
Ia pun berdoa, "Allahumma ya Allah tancapkan di hati kami kekuatan iman, hiasilah hidup kami dengan keindahan Islam, dan selamatkan kami dari fitnah dunia akhirat...aamiin," tuturnya. [suara-islam.com/vewe.xyz]
0 Response to "ALHAMDULILLAH, Sudah 626 Orang Mengikrarkan Syahadat di Majelis Az-Zikra"
Post a Comment